The Works of
Yafi'I
© Cayce Pollard. All rights reserved.
Hi, I'm Ali Yafi'I.
Lulusan pendidikan Architecture di Gunadarma Universty, bukan yang terbaik namun berminat di bidang architecture.
Sangat menyukai visual arts, dari kecil Saya sudah senang menggambar dan sekarang masih menjadi hobby.
Sebenarnya hanya melakukan sesuatu yang Saya suka, namun Saya harap kalian juga bisa menikmati karya-karya Saya.
Please refrain from editing, using or reproducing these images without my authorisation.
Please refrain from editing, using or reproducing these images without my authorisation.
Please refrain from editing, using or reproducing these images without my authorisation.
About VernaDoc.
Vernadoc Indonesia merupakan suatu kegiatan mendokumentasikan bangunan vernacular di Indonesia yang semakin luput dari perhatian. Dengan adanya Vernadoc ini bangunan-bangunan vernacular di Indonesia bisa lebih diperhatikan dan yang utama gambar-gambar dokumentasi tersebut bisa digunakan sebagai acuan untuk merevitalisasi bangunan heritege.
Kegiatan Verrnadoc ini dipopulerkan pertama kali di Jepang lalu di ikuti oleh Thailand yang kemudian seluruh dunia mulai ikut untuk mengembangkan kegiatan budidaya bangunan vernacular.
Dan pada kesempatan ini Saya dengan teman-teman dari beberapa mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta, Indonesia berasama-sama dengan Profesional VernaDoc dari Thailand mengikuti Bangka VernaDoc II 2019, untuk mendokumentasikan bangunan Rumah Mayor Peranakan Cina di Muntok, Bangka.

Team Arrive in Bangka
13 July 2019
Ini adalah tim dari Indonesia yang terdiri dari mahasiswa Jurusan Arsitektur – Universitas Gunadarma (UG), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Muhammadiah Jakarta (UMJ) – dan Tenaga pengajar serta Panitia dari UI.
Pada hari Sabtu siang kami tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka, dan langsung berangkat ke mess untuk istirahat.
Semua perserta VernaDoc 2019 selama di Bangka akan tinggal di mess Komplek Perumahan TIMAH, Muntok, Bangka.
Waktu tempuh yang diperlukan dari bandara Pangkalpinang menuju Muntok kurang lebih adalah 3 jam melalui perjalanan darat.

Delegated tasks
14 July 2019
Malam persiapan sebelum pengukuran dan menggambar bangunan bersejarah Kawasan Rumah Mayor Peranakan Cina yang akan dilakukan esok pagi.
Persiapan dilakukan di mess yang berada di dalam Komplek Perumahan TIMAH, Muntok, Bangka.
Disini kami berbagi tugas berdasarkan kawasan yang telah di tentukan untuk masing-masing kelompok tugas. Disini Saya mendapatkan tugas untuk mengukur dan menggambar setengah dari denah bangunan utama-nya dan setengah nya lagi di kerjakan oleh salah satu teman Saya.
Selain itu kami juga dibagikan kertas dan tatakan untuk gambar di Kawasan Rumah Mayor.

Preparation
15 July 2019
Sebelum berangkat kami menyiapkan semua perlengkapan yang akan dibawa ke Rumah Mayor. Setelah tiba kami menyiapkan semua alat yang dibutuhkan untuk mengukur dan menggambar.
Lalu kami semua langsung bekerja sesuai tugas nya masing-masing.

Measuring
15-20 July 2019
Tahap pertama pengukuran kami menentukan titik acuan yang nanti nya dijadikan basis untuk menentukan titik 0 bangunan.
Cara nya dengan mentukan dulu titik acuan pertamanya, lalu setelah itu menggunakan tali air (pipa kecil transparan berisi air) kami temukan garis lurusnya dari titik acuan pertama tersebut ke seluruh bagian tempat yang sudah di tentukan– nanti bagian ini dikerjakan oleh beberapa kelompok yang telah dibagi. Kemudian setelah ketemu titik acuan kami tarik benang untuk menyambung dari titik acuan yang sudah ditandai sebagai garis acuan untuk titik 0. Kami lakukan hal tersebut ke seluruh bagian bangunan yang akan di gambar.

Metering and Sketch
15-20 July 2019
Tahap ke dua adalah Pengukuran dan Sketch. Seluruh ukuran objek ruangan dan furniture yang sudah di catat menjadi basis data bisa langsung di sketch di kertas gambar yang sudah di sediakan menggunakan pensil, jadi ketika ada kekeliruan ukuran bisa langsung di revisi.

Move to Studio
20 July 2019
Tahap berikutnya di tanggal 20 July saat hari sudah sore, setelah selesai dengan pengukuran dan gambar menggunakan pensil yang di kerjakan secara on the spot, kami pindah ke studio temporer yang telah disiapkan untuk melanjutkan gambar dan men- touch up gambar pensil tadi menggunakan tinta.


Inking
22-26 July 2019
Di studio temporer ini kami mulai melanjutka proses gambar, karena saya pribadi masih terus melengkapi gambar denah yang belum selesai dan dikerjakan selama ±4 hari. Baru setelah selesai dengan gambar menggunakan pensil kami lanjut menebalkan menggunakan pulpen.
Pulpen yang kami gunakan untuk meninta adalah pulpen teknikal (e.g. Rotring). Nanti setelah selesai meniban outline pensil dengan tinta, bagian detail bayangan dan texture menggunakan konsentrasi tinta yang berbeda-beda. Cara mengatur konsentrasinya kami menggunakan air dan akan di buat beberapa konsentrasi tinta seperti berikut; 5%, 10%, 30%, 50%, 70%. Tinta dengan berbagai macam konsentrasi tersebut digunakan untuk efek tekstur dan depth pada gambar.




Exhibition
27 July 2019
Gambar-gambar yang telah selesai (walaupun gambar Saya baru setengah jadi😅) semuanya di pamerkan di Museum Timah Indonesia Muntok. Pameran hanya diadakan dari siang hingga sore hari.
Masing-masing dari kami mempresentasikan gambar yang telah dibuat.
Dan 2 foto terakhir Exhibition, Saya ber-foto bersama teman-teman Saya dari Gunadarma University

Finishing
28 July - 3 August 2019
Setelah 2 minggu di Bangka kami kembali ke Jakarta. Lalu kami yang belum selesai finishing gambar melanjutkan gambar nya di Studio Arsitektur, Universitas Indonesia, Depok. Saya pribadi baru menyelesaikan gambar Saya di tanggal 3 August dan yang kemudian gambarnya di arsip oleh Universitas Indonesia.

The Certivicate
Please refrain from editing, using or reproducing these images without my authorisation.
Sorry, I'll Update Soon.
Please refrain from editing, using or reproducing these images without my authorisation.
Please refrain from editing, using or reproducing these images without my authorisation.





